Kurma diandalkan sudah ada semenjak tahun 4000 Sebelum Masehi. Buah ini pun menjadi makanan yang wajib terdapat untuk berbuka puasa. Terlepas dari kelaziman dan tradisi mengonsumsi kurma guna berbuka, buah kurma bisa memberi efek baik maupun buruk untuk kesehatan. Pertimbangkan sekian banyak kelebihan dan kelemahan buah kurma sebagai berikut sehingga Anda dapat mendapat manfaatnya namun pun tahu batasannya.

Kurma

Intinya merupakan, sama laksana buah-buahan lainnya, pastikan kita konsumsi dengan porsi secukupnya dan tidak berlebihan.

Manfaat kurma untuk kesehatan

1. Sumber mineral
Kurma kaya bakal potasium dan magnesium. Potasium bermanfaat untuk menolong kerja sel, jaringan, dan organ dalam tubuh. Potasium adalah komponen krusial dalam menjaga faedah jantung dan pun berperan urgen untuk memperlancar pergerakan otot sampai-sampai memungkinkan otot-otot di tubuh kita berkontraksi secara sempurna. Selain tersebut potasium dapat menolong menurunkan desakan darah tinggi sampai-sampai dapat memperkecil risiko Anda terpapar penyakit jantung.

Sementara itu, magnesium diperlukan tubuh untuk menolong proses buatan energi, berperan dalam pembentukan struktur tulang, dan juga diperlukan dalam pembentukan DNA. Magnesium pun membantu eksodus kalsium dan potasium mengarah ke membran sel, ini adalah suatu proses urgen yang bermanfaat mempertahankan detak jantung normal dan kontraksi otot yang normal.

Anda memerlukan kira 300 mg magnesium dan 4700 mg potasium per harinya. Satu cup buah kurma (kira-kira 150 gram) berisi 964 mg potasium dan 63 mg magnesium. Kandungan potasium dalam kurma lebih tidak sedikit jika dikomparasikan dengan suatu pisang berukuran sedang yang melulu berisi selama 420 mg potasium.

2. Sumber serat
Anda tentu setuju bahwa serat adalah komponen urgen yang diperlukan oleh tubuh. Sistem pencernaan kita memerlukan serat untuk bermanfaat secara normal. Serat dapat mengayomi kita dari konstipasi dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah khususnya LDL atau yang kita kenal dengan kolesterol jahat. Serat pun dapat berikatan dengan substansi yang berisi senyawa penyebab kanker. Orang dewasa dianjurkan untuk mengonsumsi serat antara 30-37 gram per harinya. Jika sekitar ini Anda melulu mengenal sayur dan buah sebagai sumber serat, maka kurma bisa menjadi pilihan sumber serat Anda. Satu cup buah kurma berisi 11,8 gram serat. Ini sudah nyaris mencukupi separuh dari keperluan serat harian Anda.

Efek samping kurma yang tidak cukup baik

1. Tinggi karbohidrat
Meskipun karbohidrat adalah salah satu zat gizi urgen yang dipakai tubuh sebagai sumber energi utama, namun Anda barangkali harus beranggapan ulang bila hendak mengonsumsi kurma untuk mengisi asupan karbohidrat Anda. Pasalnya, satu cup kurma mempunyai kandungan karbohidrat sejumlah 110 gram sementara keperluan karbohidrat Anda melulu berkisar antara 300-400 gram per harinya. Dengan mengonsumsi satu cup kurma kita sudah mengisi sekitar 30% keperluan karbohidrat kita dalam sehari.

Jika kita mengonsumsi kurma berlebihan maka bukan tidak barangkali Anda terbius asupan karbohidrat Anda telah melebihi kebutuhan. Hal ini tentu dapat menyebabkan kegemukan dan penyakit lainnya.

2. Tinggi gula
Dalam 100 gram kurma terdapat gula sejumlah 66 gram. Ini melebihi batas konsumsi gula yang disarankan yaitu 4 sendok santap per hari atau setara dengan 50 gram. Konsumsi gula yang terlampau tinggi tentunya bisa menyebabkan sekian banyak masalah kesehatan, salah satunya ialah kegemukan. Gula yang berlebih akan ditabung dalam format lemak pada tubuh sehingga menambah risiko penyakit degeneratif seperti contohnya diabetes, jantung, dan stroke. Jika Anda ingin makan dengan porsi tidak sedikit saat berbuka puasa, kita mungkin hendak mengurangi konsumsi kurma sebelum makan.

Jika kita mengonsumsi kurma guna berbuka puasa, maka simaklah jumlahnya. Jika Anda santap terlalu tidak sedikit kurma, kita mungkin hendak mengurangi porsi santap besar Anda guna menjaga ekuilibrium asupan karbohidrat dan gula Anda.

Plus Minus Kurma untuk Berbuka Puasa

Kurma diandalkan sudah ada semenjak tahun 4000 Sebelum Masehi. Buah ini pun menjadi makanan yang wajib terdapat untuk berbuka puasa. Terlepas dari kelaziman dan tradisi mengonsumsi kurma guna berbuka, buah kurma bisa memberi efek baik maupun buruk untuk kesehatan. Pertimbangkan sekian banyak kelebihan dan kelemahan buah kurma sebagai berikut sehingga Anda dapat mendapat manfaatnya namun pun tahu batasannya.

Kurma

Intinya merupakan, sama laksana buah-buahan lainnya, pastikan kita konsumsi dengan porsi secukupnya dan tidak berlebihan.

Manfaat kurma untuk kesehatan

1. Sumber mineral
Kurma kaya bakal potasium dan magnesium. Potasium bermanfaat untuk menolong kerja sel, jaringan, dan organ dalam tubuh. Potasium adalah komponen krusial dalam menjaga faedah jantung dan pun berperan urgen untuk memperlancar pergerakan otot sampai-sampai memungkinkan otot-otot di tubuh kita berkontraksi secara sempurna. Selain tersebut potasium dapat menolong menurunkan desakan darah tinggi sampai-sampai dapat memperkecil risiko Anda terpapar penyakit jantung.

Sementara itu, magnesium diperlukan tubuh untuk menolong proses buatan energi, berperan dalam pembentukan struktur tulang, dan juga diperlukan dalam pembentukan DNA. Magnesium pun membantu eksodus kalsium dan potasium mengarah ke membran sel, ini adalah suatu proses urgen yang bermanfaat mempertahankan detak jantung normal dan kontraksi otot yang normal.

Anda memerlukan kira 300 mg magnesium dan 4700 mg potasium per harinya. Satu cup buah kurma (kira-kira 150 gram) berisi 964 mg potasium dan 63 mg magnesium. Kandungan potasium dalam kurma lebih tidak sedikit jika dikomparasikan dengan suatu pisang berukuran sedang yang melulu berisi selama 420 mg potasium.

2. Sumber serat
Anda tentu setuju bahwa serat adalah komponen urgen yang diperlukan oleh tubuh. Sistem pencernaan kita memerlukan serat untuk bermanfaat secara normal. Serat dapat mengayomi kita dari konstipasi dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah khususnya LDL atau yang kita kenal dengan kolesterol jahat. Serat pun dapat berikatan dengan substansi yang berisi senyawa penyebab kanker. Orang dewasa dianjurkan untuk mengonsumsi serat antara 30-37 gram per harinya. Jika sekitar ini Anda melulu mengenal sayur dan buah sebagai sumber serat, maka kurma bisa menjadi pilihan sumber serat Anda. Satu cup buah kurma berisi 11,8 gram serat. Ini sudah nyaris mencukupi separuh dari keperluan serat harian Anda.

Efek samping kurma yang tidak cukup baik

1. Tinggi karbohidrat
Meskipun karbohidrat adalah salah satu zat gizi urgen yang dipakai tubuh sebagai sumber energi utama, namun Anda barangkali harus beranggapan ulang bila hendak mengonsumsi kurma untuk mengisi asupan karbohidrat Anda. Pasalnya, satu cup kurma mempunyai kandungan karbohidrat sejumlah 110 gram sementara keperluan karbohidrat Anda melulu berkisar antara 300-400 gram per harinya. Dengan mengonsumsi satu cup kurma kita sudah mengisi sekitar 30% keperluan karbohidrat kita dalam sehari.

Jika kita mengonsumsi kurma berlebihan maka bukan tidak barangkali Anda terbius asupan karbohidrat Anda telah melebihi kebutuhan. Hal ini tentu dapat menyebabkan kegemukan dan penyakit lainnya.

2. Tinggi gula
Dalam 100 gram kurma terdapat gula sejumlah 66 gram. Ini melebihi batas konsumsi gula yang disarankan yaitu 4 sendok santap per hari atau setara dengan 50 gram. Konsumsi gula yang terlampau tinggi tentunya bisa menyebabkan sekian banyak masalah kesehatan, salah satunya ialah kegemukan. Gula yang berlebih akan ditabung dalam format lemak pada tubuh sehingga menambah risiko penyakit degeneratif seperti contohnya diabetes, jantung, dan stroke. Jika Anda ingin makan dengan porsi tidak sedikit saat berbuka puasa, kita mungkin hendak mengurangi konsumsi kurma sebelum makan.

Jika kita mengonsumsi kurma guna berbuka puasa, maka simaklah jumlahnya. Jika Anda santap terlalu tidak sedikit kurma, kita mungkin hendak mengurangi porsi santap besar Anda guna menjaga ekuilibrium asupan karbohidrat dan gula Anda.

No comments:

Post a Comment