Menggunakan sepeda motor bukan lagi sekedar alat transportasi saja, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Sehingga memilih helm juga menjadi bagian dari berkendara itu sendiri.

Apalagi kalau membahas dunia motor kustom. Segala sesuatunya mesti disesuaikan atau nanti malah terkesan tidak nyambung.

Contohnya adalah pilihan helm, yang menurut Atenk, builder dari Katros Garage, biasanya juga disesuaikan dengan gaya motor kustom-nya.

Helm untuk Touring

"Biasanya kalau motor kustom apparel-nya kan khusus juga, misalnya helm kan enggak mungkin pakai dari yang motor balap. Banyak juga yang udah bikin," kata dia.

Dia membagikan tips khusus memilih atau memastikan fungsi-fungsi yang sesuai jika helm tersebut akan digunakan untuk jalan jauh, seperti untuk touring.

Ini khususnya soal bagian kaca depan atau visor. Hindari pilihan warna yang gelap yang artinya tidak boleh kalah demi gaya tetapi malah mengganggu pandangan.

"Kalau untuk jalan jauh, helm perhatikan visornya enggak gelap, harus yang terang," ujarnya.

Tidak boleh gelap, helm pun tidak boleh yang punya model pantul. Soalnya, saat digunakan di jalan yang minim pencahayaan, sorotan lampu ke arah kaca ini memang terserap, tetapi di sisi lain malah menyilaukan.

"Enggak boleh yang berbinar karena nanti ganggu penglihatan," ujarnya mengingatkan demi keselamatan bersama di jalan.

Memilih Helm untuk Touring, Tak Boleh Sembarangan

Menggunakan sepeda motor bukan lagi sekedar alat transportasi saja, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Sehingga memilih helm juga menjadi bagian dari berkendara itu sendiri.

Apalagi kalau membahas dunia motor kustom. Segala sesuatunya mesti disesuaikan atau nanti malah terkesan tidak nyambung.

Contohnya adalah pilihan helm, yang menurut Atenk, builder dari Katros Garage, biasanya juga disesuaikan dengan gaya motor kustom-nya.

Helm untuk Touring

"Biasanya kalau motor kustom apparel-nya kan khusus juga, misalnya helm kan enggak mungkin pakai dari yang motor balap. Banyak juga yang udah bikin," kata dia.

Dia membagikan tips khusus memilih atau memastikan fungsi-fungsi yang sesuai jika helm tersebut akan digunakan untuk jalan jauh, seperti untuk touring.

Ini khususnya soal bagian kaca depan atau visor. Hindari pilihan warna yang gelap yang artinya tidak boleh kalah demi gaya tetapi malah mengganggu pandangan.

"Kalau untuk jalan jauh, helm perhatikan visornya enggak gelap, harus yang terang," ujarnya.

Tidak boleh gelap, helm pun tidak boleh yang punya model pantul. Soalnya, saat digunakan di jalan yang minim pencahayaan, sorotan lampu ke arah kaca ini memang terserap, tetapi di sisi lain malah menyilaukan.

"Enggak boleh yang berbinar karena nanti ganggu penglihatan," ujarnya mengingatkan demi keselamatan bersama di jalan.

No comments:

Post a Comment